Dari Narasi ke Ilustrasi, Mahasiswa PBSI Gelar Pelatihan Pembuatan Komik Digital Interaktif

TANAH MERAH, PBSI – Mahasiswa semester 3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Nurul Huda (Unuha) kembali menggelar kegiatan pelatihan, setelah sebelumnya menyelenggarakan kegiatan pelatihan menulis karya ilmiah.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025 ini berupa Pembuatan Komik Digital Interaktif dengan mengusung tema “Dari Narasi menjadi Ilustrasi”.

Kegiatan yang dilaksanakan di kampus C Universitas Nurul Huda ini dimaksudkan sebagai bagian dari penguatan literasi digital dan pengembangan kreativitas mahasiswa, selain juga sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek.

Hadir pada kegiatan tersebut Dekan FIP Unuha (Ibu Lailatul Fitriyah, S.S., M.Pd.) dan Ibu Nindy Devitasari, M.Kom. (Dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi) sebagai pemateri.

Sejumlah 46 mahasiswa semester 3 program studi PBSI yang menjadi peserta kegiatan ini, terlibat aktif dan antusias mengikuti kegiatan.

Rangkaian acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan pembukaan resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Ibu Lailatul Fitriyah, S.S., M.Pd.

Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan harapan agar mahasiswa tidak hanya berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi mampu menghasilkan tugas akhir untuk membuat proyek atau produk nyata, khususunya karya kreatif yang relevan dengan pembelajaran sastra dan perkembangan teknologi.

Harapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dorongan agar mahasiswa PBSI mampu mengembangkan kreativitas, berpikir inovatif, serta menghasilkan karya yang memiliki nilai praktis dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran sastra di era digital.

Pembukaan tersebut sekaligus menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan pelatihan. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan doa pembuka yang dipimpin oleh salah satu rekan panitia.

Kegiatan inti diisi dengan pemaparan materi oleh Ibu Nindy Devitasari, M.Kom. dengan topik “Komik Digital Interaktif sebagai Media Pembelajaran”.

Dalam penyampaiannya, pemateri menjelaskan bahwa komik digital interaktif merupakan media modern yang memadukan teks, gambar, animasi sederhana, dubbing suara, efek suara, dan musik, sehingga pembaca tidak hanya membaca cerita, tetapi juga mendengar dan merasakan alur cerita secara lebih imersif.

Pemateri menegaskan bahwa komik yang dahulu identik sebagai media hiburan kini telah berkembang menjadi media edukasi yang efektif.

Komik digital interaktif dinilai mampu menyederhanakan materi yang kompleks, meningkatkan motivasi belajar, serta sangat sesuai bagi peserta didik generasi visual-auditori. Selain itu, media ini juga dapat digunakan sebagai sarana penanaman nilai moral, karakter, dan budaya lokal.

Dalam pelatihan tersebut, Ibu Nindy Devita Sari juga memaparkan contoh pemanfaatan komik digital interaktif berbasis budaya lokal Komering, di antaranya cerita “Bendungan Perjaya: Jejak Air Komering” dan “Makna Adok: Gelar Kehormatan Pernikahan Adat Komering”.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa komik digital interaktif dapat menjadi media yang efektif untuk meningkatkan literasi budaya sekaligus memperkaya pembelajaran sastra dan budaya daerah.

Selain konsep, pemateri memperkenalkan empat teknologi utama dalam pembuatan komik digital interaktif, yaitu Canva Pro sebagai media pembuatan panel, ilustrasi, animasi, dan video komik; ElevenLabs untuk pembuatan dubbing suara yang natural; Pixabay sebagai sumber musik dan efek suara bebas hak cipta; serta Wordwall sebagai media kuis interaktif untuk evaluasi pembelajaran .

Keempat teknologi tersebut dinilai mudah diakses dan praktis digunakan oleh mahasiswa maupun pendidik. Pemateri juga menjelaskan tahapan pembuatan komik digital interaktif secara sistematis, mulai dari penentuan topik dan tujuan pembelajaran, penyusunan naskah cerita, pembuatan storyboard, desain panel komik, penambahan animasi, dubbing suara, musik latar, hingga penyusunan kuis evaluasi dan uji coba media.

Para peserta juga tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar teknis pembuatan komik digital interaktif, pemilihan aplikasi yang sesuai, serta penerapan media tersebut dalam pembelajaran. Pemateri memberikan penjelasan secara rinci dan aplikatif berdasarkan pengalaman praktiknya.

Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WIB ditandai dengan sesi foto bersama. Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa PBSI FIP Universitas Nurul Huda mampu mengembangkan kreativitas, literasi digital, serta keterampilan mengadaptasi karya sastra ke dalam media pembelajaran yang inovatif dan kontekstual.

Dengan begitu, orientasi produk sebagai perwujudan kurikulum program studi yang berbasis outcame based education dapat terpenuhi. (pbsi/rls/*)

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *