Duh…Senangnya Belajar Baca Puisi, Cerita Mahasiswa PBSI Terhadap Respon Anak-anak di Lokasi KKN

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Melati Jaya kembali melaksanakan kegiatan bimbingan belajar (bimbel) baca tulis yang diikuti oleh anak-anak desa.

Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari Minggu dan Jumat dan selalu disambut dengan antusias.

Dalam kegiatan tersebut, Dzurratul Wahidah, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nurul Huda yang juga menjadi peserta KKN, turut hadir sebagai pengajar.

Ia bersama tim KKN mengajarkan dasar-dasar membaca dan menulis, sekaligus mengajak anak-anak berlatih membuat puisi sederhana.

 Setelah itu, anak-anak juga diajak mendengarkan cerita fiksi yang dibawakan dengan penuh semangat sehingga suasana belajar menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Anak-anak tampak sangat antusias. Mereka menulis kata-kata sederhana lalu merangkainya menjadi bait puisi yang indah.

Beberapa di antara mereka bahkan berani membacakannya di depan teman-teman. Saat cerita fiksi dibawakan, mereka duduk tenang dan larut dalam alur kisah yang penuh imajinasi.

Kegiatan bimbel ini tidak hanya memperkuat kemampuan baca tulis anak-anak, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap sastra sejak dini.

Melalui pendampingan mahasiswa KKN, terutama Dzurratul Wahidah yang membimbing dengan sabar, anak-anak semakin bersemangat belajar dan percaya diri mengekspresikan diri melalui tulisan maupun lisan.

Melalui kegiatan yang konsisten dilaksanakan dua kali dalam sepekan ini, mahasiswa KKN berharap semangat anak-anak Desa Melati Jaya dalam belajar tidak hanya tumbuh selama program berlangsung, tetapi juga terus berlanjut setelah kegiatan berakhir.

Dengan menulis puisi, anak-anak diajak untuk berani mengungkapkan isi hati dan pikirannya. Sementara melalui cerita fiksi, mereka belajar memahami nilai-nilai kehidupan dengan cara yang sederhana namun bermakna.

Dzurratul Wahidah menyampaikan bahwa kegiatan bimbel baca tulis ini menjadi pengalaman berharga baginya.

Ia merasa senang melihat bagaimana anak-anak begitu bersemangat mengikuti pembelajaran. Menurutnya, setiap senyum dan antusiasme yang ditunjukkan anak-anak adalah motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik selama menjalani KKN.

Masyarakat Desa Melati Jaya juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Para orang tua menilai anak-anak mereka semakin rajin membaca dan lebih percaya diri ketika menulis maupun berbicara.

Pemerintah desa pun berharap, program semacam ini bisa berlanjut di masa mendatang sehingga manfaat yang diberikan tidak berhenti hanya saat mahasiswa KKN bertugas.

Dengan adanya kegiatan bimbel ini, diharapkan anak-anak Desa Melati Jaya dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berbudaya.

Melalui tulisan dan cerita, mereka belajar untuk bermimpi dan berani mewujudkannya. Program KKN ini pun menjadi bukti nyata bahwa ilmu yang dibagikan dengan hati dapat memberi dampak besar bagi masa depan anak-anak di desa.

Sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, kegiatan bimbel baca tulis yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di Desa Melati Jaya bukan hanya meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak, tetapi juga memberikan pelajaran berharga bagi para mahasiswa itu sendiri.

Proses belajar mengajar yang sederhana namun penuh makna ini menunjukkan bahwa pendidikan sejatinya dapat berlangsung di mana saja, selama ada semangat berbagi ilmu dan keinginan untuk belajar bersama.

Dzurratul Wahidah, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nurul Huda, menegaskan bahwa setiap pertemuan dengan anak-anak selalu menghadirkan pengalaman baru.

Ia merasa senang karena bisa langsung berinteraksi dan menyaksikan perkembangan kemampuan baca tulis mereka dari waktu ke waktu.

Menurutnya, momen ketika anak-anak berani menulis puisi sederhana atau mendengarkan cerita fiksi dengan penuh perhatian adalah bukti nyata bahwa literasi dapat tumbuh melalui cara-cara yang menyenangkan.

Masyarakat pun turut merasakan manfaat dari kegiatan ini. Banyak orang tua yang awalnya khawatir anak-anak sulit diajak belajar, kini merasa bangga karena melihat perubahan sikap.

 Anak-anak menjadi lebih rajin membuka buku, mulai berani menulis kata-kata, dan bahkan mampu menciptakan puisi sederhana yang dibacakan dengan penuh percaya diri. Dukungan orang tua dan perangkat desa menjadi faktor penting yang memperkuat keberhasilan program ini.

Selain itu, kegiatan bimbel ini juga membuka ruang kreativitas yang lebih luas bagi anak-anak. Melalui puisi, mereka belajar mengekspresikan perasaan, baik tentang lingkungan sekitar, keluarga, maupun mimpi mereka di masa depan.

Sedangkan lewat cerita fiksi, mereka diajak berimajinasi, mempelajari nilai-nilai moral, serta memahami arti persahabatan dan keberanian. Semua itu dirangkai dalam suasana belajar yang hangat, sehingga anak-anak merasa nyaman dan tidak terbebani.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian bukan hanya tentang memberikan ilmu, melainkan juga tentang bagaimana ilmu tersebut dapat menyentuh hati dan mengubah kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Dzurratul Wahidah dan tim KKN berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat desa setelah program KKN berakhir.

Dengan demikian, semangat literasi yang telah ditanamkan tidak hanya berhenti pada satu generasi, melainkan terus diwariskan kepada adik-adik mereka kelak.

Program bimbel baca tulis di Desa Melati Jaya telah menjadi contoh bahwa kerja sama antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dapat menghasilkan sesuatu yang bermakna.

Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk bermimpi lebih besar.

 Melalui tulisan sederhana yang mereka buat dan cerita-cerita yang mereka dengarkan, lahir harapan bahwa Desa Melati Jaya akan memiliki generasi muda yang lebih cerdas, kreatif, dan berbudaya.

Kegiatan ini pun menegaskan bahwa literasi adalah kunci untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.

 Dengan semangat belajar yang terus dijaga, anak-anak Desa Melati Jaya diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berani berkreasi, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Pengalaman yang mereka dapatkan bersama mahasiswa KKN akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan mereka meraih cita-cita, sekaligus menjadi kenangan indah tentang sebuah masa kecil yang penuh inspirasi.*

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *