Book Appointment Now

PBSI UNUHA Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa: Bedah Validitas dan Reliabilitas Soal Lewat SPSS
PRODI PBSI, – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Nurul Huda menggelar kuliah tamu bertajuk “Evaluasi Pembelajaran: Analisis Validitas dan Reliabilitas Soal Menggunakan SPSS” Senin (24/11).
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam merancang dan menilai kualitas instrumen evaluasi, khususnya soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills).
Kuliah tamu menghadirkan Ibu Resti Septiani, M.Pd sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya memahami bahwa soal yang valid belum tentu reliabel.
Ia menjelaskan bahwa instrumen evaluasi yang baik harus memenuhi dua syarat utama: akurat dalam mengukur kompetensi yang dituju (valid), dan konsisten saat digunakan berulang kali (reliabel). “Soal yang bagus itu harus akurat dan konsisten. Valid saja belum cukup, reliabilitasnya juga harus kuat,” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Ibu Fisnia Pratami, M.Pd selaku dosen pengampu mata kuliah Evaluasi Pembelajaran, serta Ibu Suryani, M.Pd selaku Ketua Program Studi PBSI.
Kedua dosen tersebut menekankan bahwa kemampuan analisis instrumen merupakan keterampilan esensial bagi mahasiswa pendidikan. Mereka berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam merancang evaluasi yang bermutu.
Sebelum mengikuti kuliah tamu, mahasiswa telah diminta membuat soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) kemudian mengujikannya kepada siswa SMP dan SMA.
Data hasil uji coba tersebut kemudian dianalisis menggunakan SPSS pada saat kegiatan kuliah tamu berlangsung. Langkah ini membantu mahasiswa memahami proses evaluasi secara utuh, mulai dari pembuatan soal hingga interpretasi data statistik.
Suasana kuliah tamu berlangsung hangat, padat wawasan, dan sangat interaktif. Banyak mahasiswa yang antusias mengajukan pertanyaan, seperti “Melihat kevalidan soal itu dari indikator apa saja?”, “Bagaimana jika soal yang kita buat ternyata tidak valid?”, hingga cara membaca output SPSS yang benar.
Setiap pertanyaan dijawab oleh narasumber dengan penjelasan yang jelas, rinci, dan memuaskan sehingga mampu menghilangkan kebingungan awal mahasiswa.
Antusiasme peserta sangat terlihat; meski sebelumnya banyak yang merasa bingung, mereka tetap fokus, menikmati proses belajar, dan menunjukkan kesungguhan sebagai calon pendidik yang ingin menghasilkan instrumen evaluasi yang berkualitas.
Acara dipandu dengan lancar oleh master of ceremony, Aisha Nada Zahra, mahasiswa satu kelas peserta kuliah tamu.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBSI Universitas Nurul Huda semakin memahami bahwa penyusunan instrumen evaluasi bukan hanya tentang membuat soal, tetapi memastikan soal tersebut valid, reliabel, dan mampu menggambarkan kemampuan siswa secara tepat.
Kuliah tamu ini sekaligus menjadi bukti komitmen Prodi PBSI Universitas Nurul Huda dalam mempersiapkan calon pendidik yang profesional dan kompeten.*



